Kembali
Berbagi ke Sesama, Pemuda Bisa Buat Perubahan untuk Bangsa!

Berbagi ke Sesama, Pemuda Bisa Buat Perubahan untuk Bangsa!

Rp 78.021.000
78.021% Complete
Terkumpul dari Rp 100.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Pemuda menjadi tonggak perubahan menuju bangsa yang lebih baik. Banyak sejarah mencatat peranan pemuda sebagai motor penggerak yang membuat Indonesia menjadi lebih baik. 

Kamu juga bisa  mewujudkan semangat para pemuda dengan memberikan yang lebih baik untuk bangsa dengan hal yang sederhana. 

Caranya dengan membantu sahabat-sahabat di sekitar kita yang lebih membutuhkan.

Foto:berbuatbaik.id

Salah satunya memberikan uluran tangan untuk anak-anak dan penghuni Wisma Tuna Ganda, Cimanggis, Depok. Sebagian besar dari mereka mengalami tuna ganda. Sebagai informasi tuna ganda ini merupakan kondisi individu yang memiliki kombinasi kelainan (baik dua jenis kelainan atau lebih).

Salah satunya adalah Yunas yang tidak mampu berkomunikasi dengan normal, ia hanya bisa menggunakan bahasa tubuhnya untuk menyampaikan sesuatu. Yunas tinggal di Wisma tuna ganda semenjak tahun 1995 ketika dirinya masih berumur lima tahun. Sejak itu, ia dirawat serta diberikan penanganan khusus yang membantunya berkembang mulai dari cara memahami dan berkomunikasi.

Foto:berbuatbaik.id

 

Foto:berbuatbaik.id

Terapi itu membuahkan hasil, sekarang motorik halusnya berfungsi dengan baik sehingga dia bisa menyusun 1000 kepingan puzzle.

Kami juga menemui Dani yang menderita tuna ganda dan hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. Saat ditemui, Dani terlihat sangat gembira ketika kami mengambil foto bersamanya. Senyum dan tawa terlukis jelas di wajahnya.

Dani berada di Wisma Tuna Ganda semenjak tahun 2004 ketika ia berusia enam tahun. Saat itu kondisinya belum bisa melakukan apa-apa. Kemudian setelah beberapa tahun menjalankan terapi juga pendidikan yang dilakukan di Wisma, sudah mulai terlihat perkembangannya.

Foto:berbuatbaik.id

Dani sudah bisa memahami berbagai instruksi yang diberikan. Dia juga sudah mulai bisa berbicara kepada teman-temannya dan perawat Wisma Tuna Ganda.

Yunas dan Dani menjalani serangkaian kegiatan seperti belajar bersama di kelas dan juga terapi. Kelas yang mereka jalani pun sama halnya dengan kelas-kelas pada umumnya yang dilakukan seminggu lima kali dari hari Senin hingga Jumat. Semua ini dilakukan guna untuk kebaikan serta perkembangan mereka.

Anak-anak yang tinggal di Wisma ini tentunya membutuhkan kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan mereka sehari-hari. Mereka juga membutuhkan barang-barang yang dapat membantu perkembangan mereka. Setiap anak di Wisma, memiliki suatu barang yang secara khusus dapat membantu motorik mereka dan menjadi salah satu barang kesukaannya, seperti Yunas dengan puzzle-nya.

Selain Yunas dan Dani, masih banyak lagi yang seperti mereka dan membutuhkan bantuan sahabat baik untuk terus semangat dalam menjalani hidup.

Ayo bersama-sama kita bantu mereka dengan mulai berdonasi dan turut ikut serta dalam program kampanye #Dimulai10k sebagai tonggak kebangkitan bangsa melalui hal sederhana untuk membantu saudara sebangsa. 

Semangati Icha dan Cerebral Palsy Lainnya untuk Tegar Hidup Mandiri

Cobaan besar bagi para orang tua ketika mengetahui sang buah hati didiagnosis Cerebral Palsy. Ini yang juga dirasakan Yoyok dan Tuti, ibu dari Aisyah Cahyu Cintya atau Icha. Saat Icha lahir, ia tidak menangis dan kulit tubuhnya berwarna kuning yang membuat suster langsung menempatkannya di dalam inkubator.

Perkembangan yang dialami sangat berbeda dengan anak lainnya, mulai mata Icha terlihat juling, tidak bisa tengkurap, badan terlihat lemas dan panas, kejang sehingga sering dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan cerebral palsy.

Kendati pengetahuan mengenai Cerebral Palsy masih terbatas, orang tua Icha terus berusaha membuat kondisi Icha lebih baik dengan memberikan pengobatan medis hingga alternatif. Berbagai terapi pun ditempuh Icha mulai terapi fisik hingga wicara.

Foto:berbuatbaik.id

Dalam kurun waktu tersebut, Icha mengalami berbagai hal yang membuatnya sempat berputus asa. Situasi ekonomi keluarga yang menghimpit dan persepsi negatif dari orang-orang membuatnya sedih. Hingga di satu waktu, dia mencoba untuk mandiri.

“Ini gelar dari tuhan mau tidak mau aku harus menerimanya dan aku bersyukur kepada tuhan” kata Icha

Icha mulai belajar membantu ibunya memasak, mencuci pakaian, dan yang terpenting Icha mulai menabung untuk menjalani terapi lanjutan. Hingga salah satu dokter menyarankan Icha untuk menjalani operasi yang hasilnya Icha bisa berjalan perlahan-lahan.

Walaupun mengalami kemajuan fisik yang signifikan, terkadang Icha merasa down karena diketahui Cerebral Palsy tidak bisa sembuh. Beruntung, Dalam bukunya “Say Hello to My World”, Icha menemukan penyemangat untuk dirinya dari grup di media sosial yang anggotanya merupakan penyandang Cerebral Palsy. Dari situ, dia mendapatkan suntikan semangat dan saling mendukung satu sama lain.

Foto:berbuatbaik.id

Dari interaksi ini juga lah, Icha menegaskan diri kalau penyandang celebral palsy bisa mandiri. Icha pun mulai membentuk komunitas celebral palsy yang dia beri nama Jendela Cerebral Palsy yang fokus mengedukasi masyarakat untuk mempunyai pandangan positif tentang Cerebral Palsy sekaligus membantu para penyandang untuk bisa hidup mandiri.

Icha pun berharap gerakan ini semakin massif dengan adanya kampanye #kawancerebralpalsy yang akan digelar di Kawasan Sudirman pada 5 Oktober 2022 nanti. Dalam perhelatan itu, kawan-kawan Icha yang juga penyandang Cerebral Palsy akan berkumpul mendorong masyarakat untuk peduli dan bersama-sama mengedukasi bahwa para penyadang Cerebral Palsy bisa mandiri.

Sahabat Baik, gerakan ini butuh dukungan kalian. Caranya dengan berikan Donasi sekarang juga dan jangan lupa datang langsung ke Terowongan Kendal Sudirman, Jakarta Pusat pada pukul 18.30 WIB.

Ayo datang dan ramaikan perhelatan ini, semangati para penyandang celebral palsy dengan membubuhkan tanda tanganmu di kanvas putih yang disediakan serta bantu edukasi masyarakat soal Cerebral Palsy juga ya.

Penting diingat, donasi di berbuatbaik.id itu 100% tersalurkan loh. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.
Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

#SamakanPandanganmu #KawanCerebralPalsy #CerebralPalsyDay2022 #CerebralPalsySedunia2022

Donatur

Default User
M*********Munir
1 hari yang lalu
Donasi Rp 3.000
Default User
ZISWAF CTARSA
5 hari yang lalu
Donasi Rp 21.000.000
Default User
ZISWAF CTARSA
5 hari yang lalu
Donasi Rp 25.000.000
Default User
ZISWAF CTARSA
5 hari yang lalu
Donasi Rp 25.000.000
Default User
M*********Lestari
6 hari yang lalu
Donasi Rp 10.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id