Alfi Syahr, bungsu dari dua bersaudara ini harus menghadapi kelainan jantung bawaan sejak lahir. Akibatnya, Alfi yang baru berusia 1 tahun ini mudah sakit karena tumbuh kembang tidak maksimal. Pneumonia, campak, diare, hingga demam tinggi bergantian menyerang tubuhnya yang lemah.
Terlahir hanya dengan satu pembuluh besar tunggal (truncus arteriosus), darah masuk dan keluar bercampur dalam tubuh Alfi. Pasien berisiko mengalami gagal jantung hingga gangguan tumbuh kembang. Alfi harus kontrol teratur dan operasi pemasangan pembuluh berkatup (contegra), sesuai kondisi jantung.
![]() |
Kendati begitu, Alfi punya kakak dan orang tua yang sangat menyayanginya. Ayahnya, Ales Donal, berprofesi sebagai driver ojek online dan tenaga pengamanan, sementara sang ibu, Lovita Anggelina, tidak bekerja demi bisa mendampingi Alfi. Abizar, putra sulung keluarga ini, tak pernah absen menemani adiknya.
Ales dan Lovita yang berdomisili di Bengkulu berusaha maksimal memenuhi kebutuhan Alfi agar bisa tumbuh dengan kondisi sehat. Keduanya terbang ke Jakarta kurang lebih 3 kali dalam setahun untuk echo jantung Alfi di Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita. Termasuk untuk berbagai tindakan yang diresepkan dokter.
Sedangkan pemeriksaan tiap bulan berlangsung di rumah sakit swasta di Bengkulu. Kondisi Alfi yang tidak stabil membuat keluarga ini harus selalu waspada. Apalagi jika suhu tubuh Alfi meningkat, muncul bercak, sesak napas, atau menunjukkan penurunan.
![]() |
"Mohon bantuannya kak untuk Alfi yang harus operasi pemasangan pembuluh berkatup. Suami dan saya tidak punya cukup biaya untuk bolak-balik Bengkulu-Jakarta serta tindakan lain untuk Alfi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan," kata Lovelita.
Sahabat Baik, besar harapan Lovelita dan suaminya melihat Alfi tumbuh dewasa dengan fisik yang sehat. Mari kita bantu Alfi agar bisa memeriksakan Alfi dengan teratur ke Jakarta dan memasang contegra sesuai saran dokter. Salurkan kepedulianmu di berbuatbaik.id dan pastikan Alfi menerima 100% bantuan dari kita semua.