Wayan Pande Wiati, ibu dari Pande Leonita dan Pande Budi Sedana, tak pernah menyangka kondisi yang akan dialami buah hatinya. Di usia yang menginjak 12 dan 8 tahun, kakak-adik ini belum bisa beraktivitas layaknya anak seusia.
Keduanya lebih banyak berbaring dalam rumahnya yang terletak di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Kepala keduanya kecil khas pasien microcephaly dengan perkembangan otak dan kemampuan kognitif terbatas.
"Setiap hari ya begini. Kakaknya lebih anteng (diem), kalau sudah duduk. Adiknya memang nggak mau diam," kata Wayan saat tim berbuatbaik.id berkunjung ke rumahnya.
![]() |
Sebagai ibu rumah tangga, waktu sehari-hari Wayan habis bersama kedua buah hatinya. Mulai dari pagi hingga malam hari, Wayan selalu siap membersamai Leonita dan Budi. Membersihkan diri, makan dan minum, bermain tak pernah lepas dari pengawasan Wayan.
Hanya sesekali Wayan meninggalkan buah hatinya, jika ada kerabat lain yang menggantikan. Ketika itu, Wayan panen bunga atau menjaga sawah milik mertua. Hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan Leonita dan Budi, serta keperluan sehari-hari.
Bersama suaminya yang berprofesi sebagai teknisi, Wayan tak pernah menyerah dengan kondisi buah hatinya. Fisioterapi dan pengobatan selalu diberikan, meski dengan penghasilan sangat terbatas. Cinta dan kasih selalu diperoleh Leonita serta Budi dari orangtuanya.
Wayan bukannya tak pernah lelah atau ingin buah hatinya seperti anak sebaya. Apalagi, Wayan dan keluarganya harus menghadapi omongan nyinyir terkait kondisi Leonita dan Budi. Namun perasaan itu segera ditepis, berganti dengan rasa syukur dan sayang untuk buah hatinya.
"Mau diapain lagi? Mereka juga belum tentu mau menggantikan saya. Nggak ada yang minta kondisi ini dan kita juga tidak bisa milih. Jika bisa, saya ingin anak saya seperti yang lain bisa sekolah dan main," kata Wayan.
![]() |
Dengan kondisi tersebut, Wayan berharap kedua buah hatinya selalu sehat agar bisa menjalankan semua terapi yang disarankan dokter. Wayan juga berharap selalu sehat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan Leonita dan Budi setiap hari.
Sahabat Baik, jangan sampai Wayan sendirian menapaki jalan berliku dengan buah hatinya yang mengalami microcephaly. Uluran kasih melalui donasi di berbuatbaik.id sangat dibutuhkan untuk meringankan kehidupannya. Yuk segera klik berbuatbaik.id, donasimu akan disalurkan 100% tanpa potongan.