Kembali
Perjuangan Remaja Cerebral Palsy Berjualan Peyek Keliling dengan Ayah Sakit Keras

Perjuangan Remaja Cerebral Palsy Berjualan Peyek Keliling dengan Ayah Sakit Keras

Rp 20.811.750
69.3725% Complete
Terkumpul dari Rp 30.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Dilahirkan dengan keterbatasan, manusia diberikan pilihan untuk menyerah pada takdir atau tanpa berusaha tanpa putus asa terus berusaha. Cyntia Afrianti (17) dengan kesadaran memilih untuk tetap bekerja dan mempercayai masa depan lebih baik.

Cyntia adalah remaja spesial penderita celebral palsy yang mengalami perlambatan motorik kakinya. Ia telah didiagnosa penyakit ini sejak baru lahir. Dalam keadaan demikian, keluarga Cyntia ditimpa kemalangan.

Foto:berbuatbaik.id

Ayah yang harusnya menjadi tumpuan hidup pun tak lagi bisa diharapkan. Sejak 2019, ayah Cintya jatuh sakit dan tak lagi bisa menafkahi keluarganya akibat kanker nasofaring yang dideritanya. Hal tersebut memaksa Cintya putus sekolah dan berjuang bersama sang ibu untuk menghidupi keluarga dengan berjualan rempeyek.

Rempeyek yang dijual seharga Rp 3.000 per bungkus itu menjadi secercah harapan untuk menyambung hidup keluarga kecil Cintya dari hari ke hari. Untuk mencukupi kebutuhan pengobatan, ibu Cyntia, Sumiati, kerap kali menerima pekerjaan serabutan seperti menyetrika atau membantu hajatan tetangganya. Saat ibu sibuk bekerja, Cintya lah yang merawat ayah di rumah.

“Saya ya ingin sembuh ayahnya, Cyntia bisa jalan kayak anak lain, saya selalu berdoa semoga kehidupan saya bisa berubah, Cintya bisa berjalan walaupun kemungkinannya kecil tapi kita tetap berjuang Mbak” imbuh Sumiyati, ibu Cyntia.

Foto:berbuatbaik.id

Cintya adalah sosok yang ceria dan penuh semangat. Di tengah kerasnya hidup dan kenyataan yang dihadapinya, ia tetap peduli akan pendidikannya. Selama setahun terakhir, Cintya sedang menempuh program pendidikan paket C secara online. Sembari mencari uang dan merawat sang ayah, Cintya selalu meluangkan waktunya untuk belajar.

“Aku pengen jadi dokter mbak, terus tertarik juga dengan hukum. Aku pengen tau aku kayak gini tu penyebabnya apa. Aku tertarik dengan hukum ya semoga bisa membenarkan yang seharusnya biar tertata dengan baik” ucap Cintya kepada tim.

Kisah yang sungguh menyentuh dari Cintya, si anak spesial yang pantang menyerah untuk melawan keterbatasan. Mari kita bagikan sedikit dari yang kita miliki untuk membantu meringankan hari dan mengibarkan semangat Cintya untuk meraih cita-cita melalui donasi di berbuatbaik.id. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang diikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
S*********i
1 hari yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
M*********
21 hari yang lalu
Donasi Rp 5.000
Default User
S*********i
1 bulan yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
Hamba Allah
3 bulan yang lalu
Donasi Rp 20.000
Default User
Hamba Allah
3 bulan yang lalu
Donasi Rp 30.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai potongan biaya apapun
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id