Kembali
Dilanda Tumor Hidung, Nasib Miris Dilan Ditinggal Ibu dan Diejek Teman

Dilanda Tumor Hidung, Nasib Miris Dilan Ditinggal Ibu dan Diejek Teman

Rp 34.727.815
69.45563% Complete
Terkumpul dari Rp 50.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Penyakit tumor tidak mengenal usia, tua ataupun muda bisa saja mengalami tumor. Penyakit inilah yang juga dialami Dilan Satya Ardana (4) asal Lampung Timur. Bahkan Dilan mengidap tumor di hidungnya yang membuat dirinya sering dirundung oleh teman-temannya.

"Dia suka diejek-ejek, katanya takut lihat hidungnya Dilan. Jadi dia mainnya di sini kan temennya baik-baik semua. Katanya mau dioperasi lagi sih tapi biayanya gak ada karena mbahnya tuh udah gak kerja, udah tua, jadinya mandek operasinya," ucap salah satu tetangga Dilan, Sugiarti kepada relawan berbuat baik, Amrizal di Lampung Timur.

Foto:berbuatbaik.id

Nasib Dilan semakin pahit saat dirinya masih berumur 40 hari sudah ditinggal kedua orangtuanya. Sang ibu menjadi imigran bekerja di Singapura namun hilang kontak dan tak kunjung pulang. Sementara sang ayah memilih bekerja di Bengkulu dan menitipkan Dilan dan kakaknya Cinta kepada kakek neneknya.

Padahal baik kakek dan neneknya sudah semakin sepuh, bahkan kakek Dilan, Sunbandi, sudah alami katarak. Kedua lansia ini lah yang menjadi tumpuan Dilan dan kakaknya. Sehari-hari pasutri lansia ini mencari nafkah dari membuat sapu lidi dan gula aren yang hasilnya tidak seberapa.

"Biasa buat gulanya 200 kg dikasi uang Rp 300-350 ribu. Buatnya 4 hari baru dapat 65 kg. Ini untuk operasi gak cukup, untuk biaya sekolah saja kurang apalagi sampai operasi. Kemarin itu kata dokter Rp 15 juta untuk semua operasinya. Kalau operasi pertama dibantu kalau gak dibantu gak bisa. Kasihan diejek teman-temannya," ucap Mbah Katminah, nenek Dilan sedih.

Foto:berbuatbaik.id

Dilan memang pernah ditangani dokter dan menjalani operasi pertama pengangkatan tumor jinaknya beberapa bulan lalu. Itupun hasil dari donasi orang-orang karena BPJS Kesehatannya menunggak. Namun operasi kedua tidak bisa dilanjutkan karena biaya operasional pulang pergi ke rumah sakit begitu mahal. Akhirnya, kakek nenek Dilan pun menyerah dan tidak membawa cucunya lagi ke dokter.

"Tadinya (benjolan) gede kayak telur, waktu itu dioperasi trus terakhir mau dioperasi lagi tapi (Dilan) kena Corona. Aku sudah habis uang gak bisa ke sana lagi dan harus isolasi. Karena ga ada biaya, ada BPJS Kesehatan tapi sangu-nya gak ada, pergi berobatnya gak ada. Bisa menghabiskan duit sekali jalan itu Rp 500 ribu. Kata dokternya sekali lagi operasi plastik," jelas Mbah Sunbandi, kakek Dilan menambahkan.

Kedua lansia ini pun lantas mengharapkan bantuan dan donasi kepada para penderma melalui berbuatbaik.id. Dengan harapan kesembuhan sempurna untuk Dilan dan tak lagi cucu kesayangannya mengalami perundungan.

"Saya terima kasih kalau Bapak-bapak igin bantu saya, ingin mengobati Dilan karena kendala biaya duit, kayak gini keadaan saya. Jadi saya hentikan pengobatan itu, mau operasi itu kedua, karena saya gak sanggup mencari duit. Mudah-mudahan bantuan sampean diberi kelancaran," pungkasnya lagi.

Foto:berbuatbaik.id

Sahabat baik, punggung tua Mbah Sunbandi dan Katminah sudah semakin renta dan sulit menanggung beban cucu-cucu mereka. Alangkah baiknya jika kita membantu para lansia ini semakin tegar untuk menghidupi cucunya dan menyembuhkan Dilan yang dilanda perundungan karena tumor hidungnya.

Jangan ragu lagi, segera bantu kesembuhan Dilan dan meringankan dua pasutri lansia ini dengan Donasi sekarang juga di berbuatbaik.id. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Info Terkini

Berkat Sahabat Baik, Dilan Kembali Jalani Operasi Tumor Hidung

Kabar gembira datang dari Dilan Satya Ardana, pejuang tumor hidung yang hidup dengan kakek neneknya di Lampung. Pada 27 Desember lalu, Dilan berhasil melalui operasi keduanya untuk merekontruksi hidung Dilan akibat tumor. Sebelumnya Dilan tak pernah lagi melakukan operasi karena terkendala biaya padahal operasi berkelanjutan perlu dilakukan agar hidung Dilan membaik.

"Saya sedih dan sering melamun bang kalau melihat cucu saya seperti ini terus, hidung cucu saya sering dapat ejekan dari teman sebayanya. Saya ingin mengobati cucu, tapi kami tidak punya uang. Semakin usia Dilan bertambah maka hidungnya semakin besar, apalagi saat melihat cucu saya diejek temannya rasanya sedih banget dihati," ucap nenek Dilan, Katminah.

Foto:berbuatbaik.id

Setelah menunggu selama setahun lamanya, Dilan akhirnya bisa kembali menjalani operasi. Berkat sahabat baik, Dilan kembali bersemangat menjalani tindakan medis dan keluarganya pun tak perlu lagi khawatir akan biaya akomodasi dan operasional karena semua telah ditanggung oleh berbuatbaik.id.

"Dilan perlu kembali di operasi untuk tahapan selanjutnya karena tidak cukup hanya sekali, untuk membunuh sel tumor di hidung Dilan perlu waktu agak lama, selain itu juga perlu dilakukan beberapa kali operasi sehingga sel tumor bisa benar-benar mati dan hidung Dilan perlu dioperasi plastik/rekonstruksi hidung agar hidung Dilan kembali normal. Tahapan rencana selanjutnya adalah menunggu kesehatan Dilan sehingga sehat normal, lalu kemudian kalau sudah normal maka Dilan akan kembali melanjutkan operasi tahapan selanjutnya di RSUD. H. Abdul Moeloek di Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan dokter dan proses operasi selanjutnya," jelas salah satu relawan berbuatbaik.id yang mendampingi Dilan, Amrizal.

Oleh karena itu, kini Dilan masih terus menjalani berbagai kontrol untuk menuju operasi selanjutnya. Dilan pun terlihat semangat pascaoperasi. Meskipun sempat menangis, namun setelah operasi dia tetap bisa bermain dengan temannya, bahkan kini sedang demam lato-lato seperti anak sebaya lainnya.

Foto:berbuatbaik.id

Sampai saat ini donasi yang sudah tersalurkan mencapai Rp 10 juta yang disalurkan secara bertahap. Sahabat Baik, terima kasih telah menolong Dilan yang malang karena ditinggal ibu bapaknya. Terus berikan dukungan terbaik kalian dengan Donasi agar Dilan semakin tegar menghadapi penyakitnya dan tumbuh dengan percaya diri. Jangan lupa ya Donasi di berbuatbaik.id itu 100% tersalurkan loh.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang diikuti, berikut update terkininya. Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
M*********alil
5 jam yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
Hamba Allah
1 hari yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
F*********yawan
1 hari yang lalu
Donasi Rp 25.000
Default User
Djoni Liao
3 hari yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
3 hari yang lalu
Donasi Rp 28.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id