Kembali
Menderita Sindrom Langka dengan Jari yang Menempel, Anak Buruh Cuci Ini Terus Semangat!

Menderita Sindrom Langka dengan Jari yang Menempel, Anak Buruh Cuci Ini Terus Semangat!

Rp 32.466.000
54.11% Complete
Terkumpul dari Rp 60.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Siang itu rumah singgah Yayasan Sahabat Ayah Sarah begitu ramai dengan celotehan dan tawa riang anak-anak. Namun ada anak yang tampak berbeda dari anak lainnya. Meskipun lincah dan sering berlarian, namun jika diperhatikan lebih jauh, anak yang bernama lengkap Muhammad Ar Rasyid ini mempunyai jari tangan dan kaki yang menempel dan jumlahnya bukan lima. Selain itu, anak berumur 3 tahun ini punya struktur kepala besar serta mata yang menonjol tampak keluar.

"Dia matanya terbuka aja kalau tidur. Dia juga gak bisa makan nasi karena muntah melulu. Jadi hanya minum susu khusus," kata sang ibu, Ela Nurlalila kepada tim berbuatbaik.id

Dari penuturan sang ibu, Rasyid menderita Sindrom Apart Sindaktili yang diketahui masih langka di Indonesia. Pasien dengan sindrom ini memiliki malformasi atau bentuk yang tidak sempurna pada tengkorak, wajah, tangan, dan kaki. Kebanyakan orang dengan Apart syndrome juga biasanya mengalami jari tangan atau kaki yang saling melekat alias dempet.

Foto:berbuatbaik.id

Kondisi melekatnya jari tangan atau kaki tersebut dikenal dengan nama sindaktili yang membuat jari tangan dan kaki seolah memiliki selaput. Dengan demikian, sulit bagi Rasyid mengenggam sesuatu, termasuk saat dirinya ingin minum.

"Dia pinter bisa megang hape kalau mau nonton, minum juga sendiri tapi gak dikasih gelas yang kaca," cerita Ela lagi.

Untuk mendapatkan struktur tubuh yang normal, Ela mengatakan perlu beberapa kali operasi, dari kepala hingga tangan dan kakinya yang diketahui menyatu.

Foto:berbuatbaik.id

"Ini kita lagi ikhtiar secara bertahap operasi, operasi kepala, operasi mulut sama pemisahan jari, baru satu kali pemisahan jari. Insyaallah bisa sembuh, operasi bertahap kata dokter, untuk tangan aja 4 kali lagi, apalagi sama kaki bisa 10 kali operasi," sambungnya.

Walau menjalani serangkaian pemeriksaan hingga operasi, tak sekalipun terlintas kata menyerah bagi Ela. Walaupun, Ela mengatakan sejak Rasyid lahir sudah berbagai cobaan hadiri di hidupnya.

Mulai dari suami yang meninggal dunia karena stroke hingga dikucilkan keluarga dan lingkungannya karena keadaan Rasyid yang tampak tak lazim.

"Gak ada yang peduli. Saya cari kerjaan cuci gosok dulu untuk berobat bapaknya dan supaya anak-anak bisa sekolah. Waktu awal lahir keadaan Rasyid sudah tersebar. Dihina ini itu, saya gak bisa jawab. Dulu banyak yang mau tengok bayi Rasyid cuma buat lihat. Saya bilang gak usah tengok, saya sudah terima. Ibu dikucilkan," ucapnya dengan suara bergetar menahan tangis.

Alhasil tanpa suami di sini, Ela hari demi hari harus berjuang menyembuhkan anak bungsunya ini. Setidaknya dia harus menjalani kontrol 5 hari dalam seminggu. Beruntung, dirinya ditampung rumah singgah sehingga tidak perlu bolak balik ke kediamannya di Bogor.

Foto:berbuatbaik.id

"Saya mengharap Allah saja masalah rezeki. Saya melihat Rasyid benar-benar istimewa. Saya ini orang susah tapi dikasih sama Allah. Makanya sekarang saya fokus aja sama adek Rasyid," tutupnya sedih.

Sahabat Baik, bagi Ela, Rasyid adalah segalanya. Walau lahir dengan keadaan istimewa, Ela tak pernah mau berputus asa. Baginya kesembuhan Rasyid adalah satu-satunya tujuan.

Dia pun menimbun mimpi jika suatu hari dia bisa berhenti menjadi buruh cuci dan memulai usaha untuk mencukupi biaya akomodasi dirinya ke rumah sakit. Apalagi banyak obat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Tidakkah hati sahabat baik tergerak untuk berbagi? Mari mulai Donasi sekarang juga dan semangati terus Ela dan Rasyid mendapatkan pengobatan terbaik.

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

 

Info Terkini

Malangnya Rasyid, Sempat Masuk IGD karena Demam dan Sesak

Minggu lalu (24/11) kondisi Rasyid sempat menurun lantaran dia alami sesak, demam, batuk, dan pilek. Sang ibu, Ella Nurlaila pun lantas membawa Rasyid ke RS Melania Bogor untuk menjalani tindakan medis dan diketahui saturasi Rasyid menurun hingga harus dipasang selang di hidungnya.

"Malam jam 12 dede sesak banget langsung lemes saturasi turun drastis, langsung dipasang oksigen, dedenya masih lemas,"kata Ella kepada tim berbuatbaik.id.

Foto:berbuatbaik.id

Puji syukur pada Selasa (29/11), Rasyid sudah bisa pulang ke rumah dan kondisi sudah membaik. Saat ditanya kemungkinan operasi lagi untuk pemisahan jemarinya di kaki, Ella mengatakan masih menunggu kesiapan fisik Rasyid.

"Dede sering infeksi di kaki, kukunya sampai habis. Kakinya mau dioperasi kalau dedeknya sehat. Operasi ketunda karena Rasyid harus benar-benar sehat. Ada keluhan sedikit gak bisa," tandas dia.

Walau bagaimanapun kondisi Rasyid, Ella tetap bersyukur dengan bantuan dari sahabat baik melalui berbuatbaik.id. Apalagi berkat donasi termin pertama sebesar Rp 5 juta, Rasyid sudah bisa membeli kebutuhan susu hingga 1 bulan ke depan dan juga beberapa kebutuhan lainnya, seperti popok sekali pakai hingga vitamin.

Foto:berbuatbaik.id

"Alhamdulillah uang dari berbuatbaik sudah dibelanjain untuk kebutuhan dede Rasyid sebulan ke depan, terima kasih para dermawan yang baik hati yang telah membantu dede Rasyid, semoga sehat selalu dipanjangkan umurnya, dilancarkan urusan, tambah sukses dan tambah berkah," tutup Ella.

Sahabat Baik, donasi untuk Rasyid masih dibuka lebar untuk kalian yang masih ingin mengulurkan tangan. Jangan hentikan kebaikan hati kalian hanya sampai di sini ya.

Foto:berbuatbaik.id

Ayo bersama, kita dampingi terus Rasyid hingga bisa menjemput kesembuhannya dan mulai Donasi sekarang juga. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
N*********
21 jam yang lalu
Donasi Rp 500.000
Default User
Hamba Allah
6 hari yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
J*********to
8 hari yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Alodia Kinantiz
24 hari yang lalu
Donasi Rp 20.000
Default User
Hamba Allah
30 hari yang lalu
Donasi Rp 10.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id