Kembali
Bantu Rumah Singgah Ini Bertahan agar Tak Lagi Ada Pasien Kanker Anak Terlantar

Bantu Rumah Singgah Ini Bertahan agar Tak Lagi Ada Pasien Kanker Anak Terlantar

Rp 16.115.000
16.115% Complete
Terkumpul dari Rp 100.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

“Ayah harus janji dengan Sarah, Ayah harus tetap bantu teman-teman Sarah yang masih berjuang,” adalah pesan terakhir seorang anak penderita kanker bernama Sarah kepada bapaknya Zaenudin. Pesan itu lantas terus terngiang walau sang buah hati sudah berpulang dan tak ada lagi di sisi.

Seolah semesta memberi pesan yang sama, Zaenudin pun bertemu dengan keluarga kecil dengan pasien anak penderita kanker syaraf yang perutnya membuncit. Kelaurga asal Bangka ini diketahui hidup berhari-hari di musala karena tak mendapatkan rumah singgah.

"Mereka bilang tidak ada biaya untuk sewa (rumah/kontrakan) dan dia mengatakan semua rumah singgah penuh" cerita Zaenudin kepada tim berbuatbaik.id

Foto:berbuatbaik.id

Dua kejadian ini pun menjadi motivasi Zaenudin dan orangtua penyintas kanker lainnya untuk bersama-sama membangun rumah singgah di Jalan Penggilingan Baru Dalam, Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Di saat yang sama, tetangga Zaenuddin menawarkan rumah bekas penampungan TKI yang bisa mereka sewa untuk dijadikan rumah singgah.

Tepat di tahun 2019, rumah singgah yang diinisiasi Zaenudin pun berdiri dengan nama Yayasan Sahabat Ayah Sarah (YSAS).

"Saat ini ada 26 anak yang tinggal di sini. Semula ada 31 anak namun sudah 4 gugur. Sebanyak 80% adalah anak penderita kanker, pneumonia, dan penyakit berisiko lainnya. Yang paling lama 1 tahun dan yang paling jauh dari Kalimantan dan Aceh," sambungnya.

Foto:berbuatbaik.id

Dia menjabarkan beberapa kondisi pasien, seperti Davi, anak 3 tahun dari Kalimantan yang alami kanker darah. Lainnya ada Mislah yang masih berusia 4 bulan namun sudah alami jantung bocor dan gagal ginjal. Mislah pun juga berjuang datang dari Aceh untuk menjalani pengobatan di Jakarta.

Pasien anak dan keluarganya juga didampingi dan dipenuhi kebutuhannya sehari-hari di rumah singgah ini. Dia menegaskan bahwa tidak seperti rumah singgah lainnya, keluarga pasien tidak dipungut biaya apapun. Mereka didampingi oleh belasan relawan di rumah singgah bahkan hingga ke rumah sakit. Antarkeluarga pun sering saling bertukar informasi dan sama-sama menguatkan.

"Saya pernah mengurus pemulangan jenazah pasien anak sampai Rp 25 juta, saya sampai gadaikan motor untuk membantu pemulangan adik Raya. Kami ada dananya, kami belikan obat non-BPJS, jika meninggal kami akan pulangkan ke kampung halamannya. Untuk pasien, kami sepenuhanya bantu dengan dana seadanya karena kami relawan yang pernah merasakan di posisi ini," sambungnya.

Namun meski sudah mempunyai donatur tetap, nyatanya dana operasional bahkan perpanjangan sewa menjadi masalah untuk rumah singgah ini. Zaenudin mengaku khusus untuk kebutuhan susu pasien anak yang tinggal di sini bisa mencapai jutaan rupiah hanya untuk seminggu.

Begitu juga untuk operasional lainnya, bahkan Zaenudin dan relawan harus merogoh kocek pribadinya karena setiap bulan harus mengeluarkan dana sebesar Rp 40 juta. Zaenudin pun tak mau menyerah sejumlah langkah dia lakukan agar amanah anaknya untuk terus membantu pasien kanker terus terlaksana.

Ikhtiar Zaenudin dan para relawan juga didukung oleh sejumlah pihak salah satunya, presenter Meisya Siregar yang sejak awal sudah menjadi donator tetap. Dari penuturan Meisya, sedari awal Meisya sudah ikut membantu perjuangan almarhumah Sarah dan dirinya pun mengenal benar Zaenudin berikut dengan relawan lainnya.

Foto:berbuatbaik.id

“Aku tahu di sana anak-anak duafa bukan kanker saja tapi memang anak-anak yang berada di garis kemiskinan. Mereka juga melakukan pendampingan terapinya sehingga berapapun yang dihasilkan sangat-sangat berarti untuk anak-anak,” jelas dia.

Lebih lanjut, Meisya mengatakan dia benar-benar mengetahui kondisi Yayasan atau rumah singgah tersebut. Meisya pun berani merekomendasikan ke banyak orang karena tempat tersebut dinilai amanah, terbuka dan bahkan bisa diaudit.

Sama halnya juga Meisya mempercayakan penyaluran donasi ke berbuatbaik.id sebab dinilai mempunyai kredibilitas dan tepercaya.

“Karena yang pertama berbuatbaik.id itu di bawah Transmedia yang kita tahu dari zaman dulu mempunyai kredibilitas, kedua yang bikin happy karena semua tersalurkan, sesuatu yang amazing dan bagi penerima sesuatu yang membahagiakan. Ini brillian Masyaallah. Berbuatbaik.id berani membuat inovasi tanpa potongan,” tutupnya.

Di tanggal 25 Agustus nanti, Meisya pun berencana menyalurkan donasi bersama keluarganya dan berbuatbaik.id sebagai rasa syukur ulang tahun anak mereka. Dia pun mengajak follower dan fans untuk ikut serta berdonasi ke Yayasan milik Ayah Sarah ini.

"Yuk kasih kado Sweet 17 untuk Syabila dengan donasi ke anak duafa pejuang kanker," ajak Meisya.

Derita Balita 4 Bulan Anak Kuli Panggul, Alami Tumor Jantung hingga Penyakit Langka

Di tengah hiruk pikuk keceriaan di rumah singgah ada Ilham kecil yang terlihat lincah bermain meski selang menempel di hidungnya. Senyum dan tawa tidak lepas dari wajah Ilham meski terpasang infus kemoterapi di beberapa bagian anggota tubuh.

Ya, dengan segala kekurangan yang dimiliki Ilham tetaplah anak istimewa dengan orangtua luar biasa.

Di balik ekspresi bahagia Ilham, tersimpan banyak keringat dan air mata yang tak bisa terbayangkan. Meski demikian, tidak ada alasan yang membuat Ilham putus semangat untuk berjuang, tidak juga untuk Ibunda Ilham, Iswatun yang rela mengorbankan segalanya demi kesembuhan buah hati.

Foto:berbuatbaik.id

Si kecil Ilham telah diagnosa hipoglikemia atau gula darah rendah sejak lahir, kemudian saat menginjak usia 4 bulan ia diagnosa syndrome langka yang membuat lidahnya membesar dan terus menjulur. Ilham bahkan harus menjalani tes genetik di rumah sakit luar negeri untuk pemeriksaan lanjutan terkait penyakit langkanya.

Sebab penyakitnya, Ilham yang malang bahkan tidak bisa merasakan nikmatnya susu seperti anak lain pada umumnya. Ilham hanya dapat mengonsumsi air tajin untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dulu Ilham gak bisa minum susu, dulu Ilham cuma bisa minum air tajin,” ujar Iswatun mulai menangis sambil memangku putra kecilnya.

Foto:berbuatbaik.id

Dengan bergantung pada penghasilan suami sebagai kuli panggul toko yang hanya berpenghasilan Rp 70 hingga 100 ribu per harinya, Iswatun terpaksa mencari jalan lain untuk mengobati putranya. Seolah mendapat keajaiban, Iswatun kemudian dipertemukan dengan rumah singgah Yayasan Sahabat Ayah Sarah melalui seorang relawan untuk membantu Ilham.

Atas bantuan dari Yayasan Sahabat Ayah Sarah, Ilham sudah menjalani operasi untuk mengatasi lidahnya yang menjulur namun masih belum sepenuhnya tuntas hingga bagian dalam. Menurut Iswatun, dia tidak dapat melanjutkan operasi untuk putra kecilnya sebab baru-baru ini terdeteksi muncul tumor pada pembuluh darah jantung Ilham akibat komplikasi dari hipoglikemia. Oleh karena itu, sangat berisiko apabila Ilham harus menjalani pembedahan lanjutan.

Iswatun hanya ingin melihat putra bungsunya hidup layak seperti anak-anak lain. Tak ada hal yang menyayat hati seorang ibu selain melihat sang buah hati harus menahan sakit. Iswatun mengaku hal yang memotivasi dirinya untuk menyembuhkan Ilham adalah semangat Ilham sendiri.

“Saya melihat semangat Ilham, semangat Ilham yang begitu besar. Saya cuma ingin Ilham seperti teman-temannya yang bisa bernapas lewat hidungnya, bisa makan enak seperti teman-temannya, seperti kakaknya juga, kan kakak-kakaknya sehat semua, “ tutup Iswatun penuh harapan.

Alangkah lebih baik jika kita bersama Meisya dan Zaenudin membantu Ilham dan pasien kanker anak lainnya terus berujuang. Caranya dengan mulai Donasi sekarang juga di berbuatbaik.id.

Pemberian donasi ini juga akan diselenggarakan bersama Meisya Siregar dan teman-teman artis lainnya yang bersama-sama berbuat baik melalui berbuatbaik.id.

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Info Terkini

Meisya Siregar dan Bebi Romeo Rayakan Sweet 17 Anaknya di Rumah Singgah Bareng berbuatbaik.id

Pasangan artis Meisya Siregar dan Bebi Romeo merayakan ulang tahun anak sulungnya, Lyrics Syabila, di rumah singgah Yayasan Sahabat Ayah Sarah, Jakarta Timur. Momen perayaan ulang tahun ini pun berlangsung penuh bahagia dan haru hingga Meisya dan Syabila tak kuasa menahan tangis mereka.

"Aku pengen ngerayain di sini dulu karena Bunda mau ngajarin aku berbagi. Sedih tadi nangis apalagi saat ibunya cerita, mereka tuh kayak perjuangan banget dan aku kasihan aja kenapa anak kecil itu dikasih kayak hidupnya kasihan. Aku jadi belajar di kehidupan ini kalau kita bisa bikin orang lain bahagia pasti kita juga bahagia dan buktinya aku bahagia, harus banyak bersyukur dan lebih empati," ungkap Syabila.

Foto:berbuatbaik.id

Sama dengan Syabila, rasa syukur dan bahagia juga terpancar di raut muka Meisya. Apalagi setelah mendengarkan curhatan hati seorang ibu yang anaknya tengah berjuang melawan kanker. Bagi Meisya, baik anak-anak maupun orangtua di rumah singgah ini memberikan pelajaran hidup untuk dirinya sekeluarga.

"Jadi aku sampaikan ke orangtua, ini 'titipan', ini adalah tabungan surga. Kita punya jalan beda-beda meraih surganya Allah mungkin mereka dititipi surganya Allah melalui anak-anak ini. Jadi mudah-mudahan semangat, ikhlas, gak pernah putus asa, berat pastinya untuk mereka tapi aku yakin mereka pasti dapat balasan yang berlipat dari Allah," harap istri Bebi Romeo ini.

Foto:berbuatbaik.id

Dalam hari berbahagia ini, Meisya dan keluarga merayakan ulang tahun anaknya bersama dengan berbuatbaik.id. Pada kesempatan ini, berbuatbaik.id menyalurkan bantuan termin pertama untuk Yayasan Sahabat Ayah Sarah sebesar Rp 11.000.000 yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah singgah.

Meisya pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama terus berdonasi melalui berbuatbaik.id yang tepercaya dan juga menyalurkan seluruh bantuan 100% tanpa potongan.

"Aku mau ajak teman-teman semua yuk untuk bantu Yayasan Sahabat Ayah Sarah ini melalui berbuatbaik.id. Gampang aja register langsung ke bank yang kalian punya. Semudah itu sekarang kita berbuat baik bisa sambil selonjoran gitu berapa pun ya dan kebaikan kita jangan dinilai harus berapa juta, berapapun yang penting ikhlas dan bermanfaat," pungkasnya. 

Foto:berbuatbaik.id

Salah satu orangtua yang tengah berjuang dan tinggal di rumah singgah ini, Khosmiatun, mengatakan amat bersyukur menemukan rumah singgah yang dapat menampungnya selagi dia mengobati anaknya yang Medulloblastoma.

"Terima kasih banyak untuk para donatur, buat orang-orang baik yang sudah membantu Yayasan Sahabat Ayah Sarah. Semoga rezekinya tambah diluaskan lagi, diberi kesehatan, semangat terus dan sukses terus untuk Yayasan Sahabat Ayah Sarah" ucap Khosmiatun sedih.

Sementara itu, GM berbuatbaik.id A Hadiansyah Lubis berharap agar dana terkumpul dapat segera mencapai target dalam waktu dekat. Dia mengatakan pihaknya akan menentukan program berikutnya untuk membantu rumah singgah pasien kanker ini yang harapannya bisa memiliki bangunan tetap.

"Setelah mencapai target tentunya kita akan melihat lagi, kita akan asesmen lagi, terus kita verifikasi lagi, kira-kira bentuk apa yang selanjutnya bisa membuat kebutuhan mereka ini bisa terpenuhi. Ya selanjutnya baru kita tentukan lagi program berikutnya akan seperti apa, ya syukur-syukur bisa juga, mungkin kita bisa bangunkan rumahnya untuk mereka tidak usah ngontrak lagi, bisa jadi mungkin ke depannya seperti itu," ungkapnya.

Sahabat baik, sampai saat ini donasi untuk Yayasan Sahabat Ayah Sarah masih terus berjalan di berbuatbaik.id. Donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk membayar sewa rumah singgah yang segera jatuh tempo, selain itu akan dimanfaatkan untuk membeli berbagai kebutuhan anak-anak pejuang kanker di rumah ini.

Jadi jangan ragu lagi, sampaikan kebaikan hatimu hanya melalui Donasi berbuatbaik.id. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
Adi Bachtiar Tambah
1 hari yang lalu
Donasi Rp 250.000
Default User
K*********s
2 hari yang lalu
Donasi Rp 180.000
Default User
Bambang Sutadji
8 hari yang lalu
Donasi Rp 20.000
Default User
Hamba Allah
8 hari yang lalu
Donasi Rp 28.000
Default User
H*********chiardi
11 hari yang lalu
Donasi Rp 250.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id