Kembali
Nasib Malang Ayesha, Sejak Lahir Jantung Bocor hingga Pneumonia

Nasib Malang Ayesha, Sejak Lahir Jantung Bocor hingga Pneumonia

Rp 20.430.801
40.861602% Complete
Terkumpul dari Rp 50.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Saat menceritakan kembali riwayat penyakit anaknya, Ayesha Taqqiyah (3), Vina masih tampak begitu traumatis dan terpukul. Perjuangannya menyelamatkan anak bungsunya memang seolah tak pernah berakhir hingga hari ini. Terbaru, Vina dan suami harus membawa Ayesha dirawat di rumah sakit di Palembang karena di daerahnya, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai.

Dilarikannya Ayesha ke rumah sakit beberapa waktu lalu ini karena ada dahak yang menumpuk di paru-paru dan jantungnya juga membengkak karena batuk yang lama. Dia pun dirujuk ke RSUD Siti Fatimah Az Zahra, Palembang pada 13 hingga 19 Mei lalu.

"Sudah pulang ke rumah sekarang tinggal pilek dan batuk," ucap Vina kepada tim berbuatbaik.id

Foto:berbuatbaik.id

Ayesha diketahui telah mengalami jantung bocor dan pneumonia pada usia 50 hari saat dia dilahirkan. Di usia tersebut, Ayesha sering batuk dan muntah ketika menyusu dan terlihat cekungan di bawah dada.

Dengan kondisi demikian, Ayesha kecil harus terus berpindah-pindah rumah sakit lantaran ketidaktersediaan peralatan rumah sakit. Bahkan, dokter merujuk Ayesha ke RSCM Jakarta. Di saat itu, ayah Ayesha yang berporfesi sebagai pekebun terpaksa menjual kebunnya untuk kebutuhan Ayesha selama dirawat di Jakarta.

"Saat semua urusan keberangkatan siap kami pun bersiap di bandara Jambi untuk terbang ke Jakarta. Tapi mndadak sebelum naik ke pesawat kondisi Ayesha mendadak sesak berat dan pucat pasi. Seluruh petugas bandara panik dan berlarian menunjukkan arahan untuk mmbawa Ayesha ke klinik bandara. Setelah dapat pertolongan pertama Ayesha pun dibawa ambulans menuju RSUD. Ayesha pun mngalami keadaan gagal napas saat malam pertama di IGD RS. Dan masuk lagi ke PICU," sambungnya.

Foto:berbuatbaik.id

Setelah kondisi Ayesha stabil, Ayesha kembali dirujuk ke RSCM Jakarta dengan mobil yang juga dilengkapi dengan oksigen hingga obat-obatan. Di Jakarta, Ayesha didiagnosis mengalami gizi buruk dan menindaklanjuti operasi penutupan lubang jantung. Namun belum juga operasi dilakukan sebab mengejar kebutuhan gizi Ayesha, keluarga terpaksa kembali ke Jambi lantaran anak kedua Vina yang berkebutuhan khusus juga butuh perhatian.

"Dia mengalami keterlambatan bicara. Itu yang memicu abang Ayesha bertingkah seperti anak 4 tahun padahal usianya sekarang 8 tahun. Sekarang dia juga membutuhkan biaya untuk terapi okupasi dan sensory integritas," ungkapnya.

Dengan cobaan 2 anak istimewa, pasutri ini mencoba mencari penghasilan tambahan dengan menjadi pengupas pinang. Terkadang jika ada waktu luang, suaminya juga menjadi pekebun di kebun orang. Takdir pun berpihak, suaminya kini telah punya pekerjaan tetap di salah satu kantor pemda, namun tetap saja banyak kebutuhan yang harus mereka penuhi dengan gaji hanya tersisa Rp 1 juta. Biaya-biaya itu meliputi susu khusus medis bagi Ayesha, makanan penambah berat badan, vitamin, bubur bayi khusus serta biaya tak terduga saat kondisi Ayesha drop.

Foto:berbuatbaik.id

Saat ini, Ayesha harus rutin kontrol ke rumah sakit 2 minggu sekali dan juga menunggu keputusan jadwal operasi di Bulan Agustus jika berat badan Ayesha dinyatakan ideal.

Banyak asa yang dipupuk Vani dan keluarga di tengah himpitan ekonomi dan cobaan yang menerpa. Dia berharap ada jalinan kasih sahabat baik yang bisa meringankan bebannya, utamanya untuk biaya perawatan di luar BPJS Kesehatan dan akomodasi. #sahabatbaik bisa membantu keluarga ini terus bertahan agar Ayesha sembuh dengan cara mulai Donasi sekarang juga.

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang juga!

 

Info Terkini

Ayesha Masuk Rumah Sakit karena Batuk dan Deman Terus Menerus

Pekan lalu (16/6) menjadi hari yang begitu sibuk dan menyedihkan bagi Vina dan suaminya. Kondisi Ayesha, bocah yang alami jantung bocor dan pnemonia, harus dilarikan ke rumah sakit karena batuk dan demam terus menerus. Vina lantas membawa Ayesha ke RS Islam Arafah Jambi dan dokter memutuskan bocah 3 tahun itu butuh perawatan,

Berbagai tes pun dilalukan, salah satunya tes Mantoux atau pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya kuman penyebab penyakit tuberkulosis di tubuh. Ayesha pun flu dan alami gangguan pernapasan sehingga harus dipasangi masker terapi uap dan cuci hidung.

"Kata dokter Bronkopneumonia Ayesha belum tuntas jadi belum boleh pulang," ungkap Vina sehari setelahnya.

Foto:berbuatbaik.id

Kabar baik pun hadir pada Sabtu (18/6) dokter menyatakan keadaan Ayesha membaik dan dinyatakan negatif untuk tes Mantoux. Satu persatu selang di tangan Ayesha pun dilepas namun Ayesha masih perlu terapi uap dan cuci hidung meskipun sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Vina menceritakan bahwa dokter anak yang menangani Ayesha menyarankan agar Ayesha segera dibawa ke Jakarta untuk menangani Bronkopneumonia dengan peralatan lebih baik serta melakukan operasi jantung.

"Saya cuma tersenyum dan bilang kalau ke Jakarta juga Ayesha gak bisa dtindak sekarang karena pneumonianya masih belum tuntas. Saya juga masih kepikiran kalau saya bawa Ayesha ke Jakarta gimana Falih (kakak Ayesha yang berkebutuhan khusus)," ucapnya sedih.

Sampai saat ini berbuatbaik.id telah menyalurkan donasi Rp 1 juta untuk mendukung perawatan Ayesha di rumah sakit. 

Foto:berbuatbaik.id

Sahabat baik, harapan Vina untuk menyebuhkan Ayesha tentu menjadi harapan kita semua. Mari semangati terus keluarga Ayesha dengan mulai Donasi sekarang juga di berbuatbaik.id

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang juga!

Donatur

Default User
D********* T
17 jam yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
K*********ri Yuwanda
1 hari yang lalu
Donasi Rp 17.000
Default User
D********* T
1 hari yang lalu
Donasi Rp 20.000
Default User
D********* T
3 hari yang lalu
Donasi Rp 1.000
Default User
D********* T
3 hari yang lalu
Donasi Rp 6.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id