Kembali

Rina, Perempuan Lumpuh Layu yang Hidupi Nenek Pikun dan Adik Disabilitas

Rp 27.635.500
46.059166666667% Complete
Terkumpul dari Rp 60.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Pagi itu Rina Puji Rahayu (25) sudah bangun lebih awal dan membereskan rumahnya di Kota Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Sendirian dia melipat baju, mencuci piring hingga memasak untuk santapan nenek dan adiknya yang tak berpuasa karena alasan kesehatan. Wajahnya tak menampakkan rasa putus asa atau kesedihan. Entah sudah sejak kapan dirinya menerima segala takdir yang begitu mengiris hati.

Betapa tidak, dengan kondisi tubuh lumpuh layu sejak lahir, Rina berusaha menafkahi keluarganya. Rina hidup tanpa ibu yang meninggalkannya untuk bekerja dan tak pernah kembali. Sementara sosok ayah pun menghilang, tak pernah tahu keberadaannya.

Foto:berbuatbaik.id

Dalam kondisi tanpa ayah dan ibu, Rina harus tetap kuat mengurus neneknya, Mbah Sanem yang pikun, hingga adiknya, Dimas yang alami disabilitas intelektual.

"Kadang-kadang ya kayak, ya Allah, kenapa merasa stres sendiri, merasa bingung gitu. Kenapa ya aku kok gak kayak yang lain gitu, diurusin sama orangtua gitu. Aku pikirannya gitu, gak diurusin orangtua, terus orangtua ada tapi kaya gak ada, terus ya akhirnya kadang-kadang nangis sendiri sih. Sering gitu. Aku ya terus lama lama aku stres sendiri. Trus aku gini, yaudah percuma juga ditangisin kan gak mungkin kalau aku ditangisin terus. Nantikan aku jadi stres sendiri. Ya sudah aku berusaha untuk jalanin aja kondisi ini dan situasi ini," ucap Rina dengan sekuat hati menahan tangis yang hendak tumpah.

Foto:berbuatbaik.id

Rina memutuskan untuk terus tegar dan berjuang menjadi tulang punggung keluarga dengan berdagang karpet dan gorengan. Walaupun, untuk berjalan saja, dia harus dibantu walker dan kursi roda yang sudah tak layak lagi.

"Kalau ngambil keuntungannya si ga bisa diitung ya. Kadang-kadang Rp 5 ribu, kadang-kadang Rp 10 ribu. Tergantung lakunya berapa per hari. Kalau satu hrinya laku 4 ya bisa untung Rp 4 ribu karena saya ambil untung 1.000 dari setiap keset," sambung Rina.

Rina punya mimpi agar kelak dia lebih nyaman berjualan dan bisa mendapatkan penghasilan maksimal. Semua semata untuk membuat keluarganya hidup lebih baik.

Foto:berbuatbaik.id

"Yang jadi harapan aku pengin bisa bahagiakan Mbah. Tapi dengan cara uang aku sendiri. Dengan cara uang hasil jerih payahku sendiri. Bisa membahagiakan mbah dengan jerih payahku sendiri dan aku juga gak mau sampai cari uang dengan cara terus dikit-dikit dorong kan kasihan juga ya. Itu harapan aku," ungkap Rina.

Mbah Sanem pun tahu betapa berat perjuangan Rina. Oleh karena itu, dia terkadang membantu mengais rupiah juga dengan menyediakan jasa pijat. Namun tidak seperti saat dia muda, layanan pijatnya tidaklah sempurna. Apalagi Mbah Sanem pikun sehingga harus diantar jemput karna jika berjalan sendirian dia sering tersesat.

Mbah Sanem mengungkapkan kembali betapa dia mencintai sang cucu. Sejak Rina lahir, Mbah Sanem menceritakan Rina sudah begitu tangguh untuk tetap hidup.

"Dulu dia lahir prematur. Beratnya hanya 8 ons. Dia juga tidak diberi ASI, hanya minum susu formula yang saya beli. Beruntung, dulu usaha pijat saya laku keras, siang malam ada pelanggan. Jadi susunya ya beli saja," tutur Mbah Sanem kepada tim berbuatbaik.id

"Dia minum susu tidak dari mulutnya. Tidak pakai botol, tidak juga pakai cangkir. Tapi pakai selang yang ditanam dihidung dan dipancang di telinganya. Makanya saya nggak mau meninggalkan Rina. Dia nggak boleh pergi jauh. Tetap saya jaga, tetap saya peluk. Nggak cuma sayang, lebih dari itu. Saya nggak bisa terpisah dari Rina," ungkapnya mantap.

Foto:berbuatbaik.id

Rina dan keluarga menanam asa agar kelak ada harapan untuk hidup lebih baik. Rina bermimpi untuk mempunyai motor roda tiga untuk memudahkan mobilitasnya. Dia pun berharap ada suntikan modal usaha agar usaha kesetnya semakin berkembang.

Tentu harapan ini akan semakin mudah dicapai jika kita bersama-sama memberikan kebaikan untuk Rina. Cara sederhananya dengan memberikan Donasi melalui berbuatbaik.id

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang diikuti, berikut update terkininya.

Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!