Kembali
Asa Pak Bejo, Tempuh Puluhan Kilo Berjualan Sapu dengan Kursi Roda

Asa Pak Bejo, Tempuh Puluhan Kilo Berjualan Sapu dengan Kursi Roda

Rp 25.334.000
50.668% Complete
Terkumpul dari Rp 50.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Seruan Pak Bejo siang itu terselip di antara ramainya hingar bingar kendaraan di sudut Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dengan suara lantang, pria berusia 63 tahun ini bersemangat menjajakan peralatan rumah tangga yang dia bawa.

"Sapu... Sapu bu?" teriaknya.

Tidak seperti penjual lainnya, Pak Bejo berjualan di atas kursi roda. Segala peralatan rumah tangga ditaruh di pangkuannya. Dengan semangat, dia putar terus menerus roda kursi tersebut hingga puluhan kilometer dari kediamannya di Kecamatan Bayan hingga pusat kota Purworejo.

Foto:berbuatbaik.id

"Ya, sampai Butuh, sampai Nggabah, paling jauh Nggrabah Purworejo. ya bisa sampai Banyuurip juga bisa, tapi paling jauh Purworejo," ujarnya saat ditemui berbuatbaik.id

Dagangan itu dia jual dengan harga berkisar Rp 10 hingga Rp 50 ribu. Harga tersebut tentu tak sepadan dengan perjuangannya berkeliling menjual ragam alat rumah tangga dari atas kursi roda. Sebab terkadang dagangan di pangkuannya berjatuhan ke jalan. Kalau sudah begitu dia hanya berharap ada orang yang mau membantu memungutinya.

Foto:berbuatbaik.id

Pak Bejo sebenarnya tidak terbiasa menerima bantuan orang lain. Selama hidupnya dia bertekad untuk mandiri, mengurus semuanya sendiri. Dia pun memilih tidak menikah, sehingga tak ada keluarga yang membantunya. Walau terkadang, adiknya di desa sebelah menengok dan mengecek keadaan Pak Bejo.

Dari cerita Pak Bejo, kelumpuhannya itu terjadi saat kecil. Waktu itu, dia mengalami panas tinggi namun karena penanganan medis yang salah, justru penyakitnya bertambah parah. Hingga akhirnya dia tak bisa berjalan sampai sekarang dan tulang punggunya pun kaku.

Namun, Pak Bejo pantang menyerah. Dia pun belajar menganyam untuk dijadikan beberapa bakul nasi yang kemudian dia jual ke pelanggan. Untuk memperoleh anyaman bambu ini, Pak Bejo bahkan menebang sendiri bambu-bambu di perkarangan rumahnya. Dalam hal ini, Pak Bejo panjang akal. Dia memotong batang bambu sembari bertumpu di lutut hingga satu demi satu batang bambu berhasil dia tebang.

Foto:berbuatbaik.id

Walau Pak Bejo kelihatan tegar, terkadang terselip kesedihan. Suaranya parau saat menceritakan kembali kisah adiknya, Pak Jumali yang telah mendahuluinya kembali ke haribaan Tuhan. Keduanya dulu mengalami susah senang bersama, bahkan sama-sama menjalani hari-hari di atas kursi roda.

Kalau rasa rindu terhadap adiknya tak tertahankan, Pak Bejo merapalkan doa-doa agar sang adik mendapat tempat yang baik. Pak Bejo pun semakin sedih saat tak satu kalipun dia bisa menyambangi pusaran sang adik. Sebabnya, jalan menuju pemakaman yang tak ramah disabilitas sehingga bisa membuatnya terjungkal.

 

Foto:berbuatbaik.id

"Ya merasa seperti itulah. Tapi mau bagaimana lagi. Saya ya pasrah saja ya. Sudah kehendak Allah, yo wes seperti itu lah. Saya ndak bisa gimana-gimana lah, gitu aja bisanya. Kangen ya kangen tapi mau bagaimana lagi. Sudah waktunya begitu lah," ucapnya pelan.

Sahabat baik, kesedihan Pak Bejo tentu menjadi kesedihan kita bersama. Perjuangan Pak Bejo juga jadi perjuangan kita bersama sebagai manusia yang peduli ke sesama. Jangan biarkan, dia merasa sendiri di kehidupan yang begitu getir.

Bantu Pak Bejo dengan mulai Donasi sekarang dan wujudkan keinginan Pak Bejo mendapatkan kursi roda baru. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Info Terkini

Nasib Pak Bejo Miris, Ditabrak Motor Buat Kursi Rodanya Rusak dan Sulit Aktivitas

20 Agustus lalu menjadi hari yang kelam bagi Pak Bejo. Pasalnya tanpa disangka-sangka dirinya yang sedang berjualan dengan menggunakan kursi roda ditabrak motor dari belakang. Alhasil dirinya terjatuh dan mengalami luka-luka.

Hal ini diceritakan Sutini, yang tak lain adik Pak Bejo kepada tim berbuatbaik.id. Dari situ, tim langsung menyalurkan bantuan untuk pengobatan Pak Bejo agar tidak semakin parah.

"Dia luka di bagian kepala, kaki sama punggung. Pak Bejo belum bisa duduk lama-lama. Hari-hari masih tiduran, belum bisa apa-apa. Sudah ke dokter tapi obatnyanya belum cocok. Ini saya beli obat cina dan bisa duduk walau belum sembuh benar. Duduknya sebentar-sebentar," ungkap Sutini sedih.

Foto:berbuatbaik.id

Walau dilanda musibah, Pak Bejo juga mendapatkan berkah karena ada beberapa orang yang peduli padanya dan menyumbangkan motor modifikasi bekas untuk membantunya berjualan. Kendati demikian, tetap saja motor tersebut membutuhkan beberapa perbaikan dan penyesuaian agar Pak Bejo bisa memakainya untuk berjualan.

Selain perangkat motor, menurut Sutini, Pak Bejo membutuhkan juga donasi selanjutnya untuk memperbaiki rumahnya yang sudah bolong di atap dan dindingnya.

"Sekarang butuh beli obat, punggungnya masih sakit kalau buat duduk, kursi rodanya rusak, asbesnya sudah ada yang bolong dan bocor," ungkap Sutini lagi.

Foto:berbuatbaik.id

Walau demikian, Sutini dan Pak Bejo mengucapkam banyak terima kasih atas donasi termin pertama yang telah sampai kepada dirinya.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya dari tim berbuatbaik. Saya tidak bisa apa-apa lagi, masih sakit. Saya mengucapkan terima kasih, semoga amal baik diterima oleh Allah," ucap Pak Bejo senang walau sambil berbaring.

Sebagai informasi, untuk donasi termin pertama yang telah disampaikan ke Pak Bejo adalah senilai Rp 20 juta yang telah dimanfaatkan untuk mengganti mesin air rumahnya, biaya berobat dan membeli obat-obatan.

Sahabat Baik, meski keadaan Pak Bejo sudah membaik, namun kamu masih bisa membantu kehidupan Pak Bejo dengan Donasi sekarang juga. Donasi selanjutnya akan dimanfaatkan Pak Bejo untuk memperbaiki rumahnya sekaligus membeli perangkat untuk motor modifikasinya agar dia semakin nyaman mencari nafkah.

Foto:berbuatbaik.id

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan. Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
Adi Bachtiar Tambah
25 hari yang lalu
Donasi Rp 200.000
Default User
Hamba Allah
25 hari yang lalu
Donasi Rp 50.000
Default User
H*********
25 hari yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
2 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
2 bulan yang lalu
Donasi Rp 50.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id