Kembali
Tegarnya Fitriani, Gadis Kecil Tanpa Telapak Tangan dan Kaki

Tegarnya Fitriani, Gadis Kecil Tanpa Telapak Tangan dan Kaki

Rp 80.000.000
100% Complete
Terkumpul dari Rp 80.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Fitriani begitu riang bermain boneka, sembari menyanyikan lagu Nina Bobo, dia tampak menimang-nimang dan menciumi boneka bernama Masha ini dengan tangannya yang kecil tanpa telapak dan jari jemari.

Ya, anak pertama pasangan Aco dan Ida ini lahir dengan tidak sempurna karena tangannya hanya tumbuh sebatas pergelangan tangan. Kemudian kaki kanannya tak memiliki telapak kaki lalu kaki kirinya hanya tumbuh sebatas lutut.

“Waktu Fitri baru lahir, saya tidak sanggup melihatnya. Organ tubuhnya tidak lengkap. Tidak ada kakinya. Saya tidak kuat melihatnya. Saya tidak bisa membayangkan kalau dia sudah dewasa nanti,” kata sang ayah, Aco kepada tim berbuatbaik.id beberapa waktu lalu.

Aco bercerita hal itu berawal dari tidak pernahnya Aco dan Ida memeriksa kehamilan saat Fitriani dalam kandungan. Sebabnya keterbatasan fasilitas kesehatan.

“Waktu Fitri lahir dulu, menangis saya tidak bisa membayangkan. Menangis terus seperti itu. Bukan kemauan kita, sudah kehendak Tuhan. Seperti kalau ke sekolah ya harus dipikul. Apalagi kondisinya seperti itu. Tidak ada kakinya,” lanjut Aco yang tak kuasa menahan tangis.

Aco pun tak bisa melakukan apapun saat Fitriani lahir, apalagi dia hanya buruh serabutan yang terkadang membersihkan kebun tetangga untuk mendapatkan rupiah.

Walau tak punya kaki dan tangan yang sempurna, tapi soal kemandirian, anak 8 tahun tersebut begitu jempolan. Dia sering membantu orangtuanya bersih-bersih hingga cuci piring.Walau begitu, tak pernah satu haripun Fitriani ditinggal sendirian.

“Takut kalau dia ditinggal sendiri di rumah. Ndak mau dia sendiri. Ya iya harus ditemani itu fitri. Gak mau sendiri di rumah. Temani aja. Kalau pergi bapaknya, aku di sini. Pergi saya, bapaknya di sini,” ungkap Ida.

Walau gerak terbatas, Fitriani tak malas bersekolah. Menurut penuturan gurunya, Hasdiana, anak muridnya ini riang bermain dengan teman-temannya dan semangat ke sekolah.

“Fitriani itu anak yang pintar, rajin sekolah, pintar bertanya, rajin bicara di kelas. Pokoknya pintar,” sebut Hasdiana.

Guru kelas 1 ini juga begitu sayang dengan Fitriani. Bahkan kadang-kadang temannya juga ikut pulang menggendong Fitriani.

“Kadang kalau beli kue, nggak bisa bukanya. Saya bukakan. Biasa saya menangis. Ya Allah semangatkanlah dia. Jika ada jatuh pensilnya, langsung berlomba lomba kasihan temannya dipungutkan. Disayang semua sama temannya di kelas. Disayang semua,” sambungnya lagi.

Walau terlahir tidak sempurna, tapi senyum Fitriani tetap melukis parasnya yang manis. Seolah memperlihatkan betapa tegarnya gadis kecil ini. Menurut keluarganya, Fitriani kini butuh kaki palsu agar membantunya semakin mandiri dan tak lagi bersedih hati.

Kini hanya dukungan dari #sahabatbaik yang bisa memberikan banyak jalan masa depan untuk Fitriani. Kamu bisa menyisihkan sebagain rezekimu untuk membantu Fitriani. Ayo mulai klik Donasi sekarang.

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

 

 

 

Info Terkini

Senyum Gemas Fitriani Dapat Barbie, Baju, Sembako hingga Toilet Baru

Tim berbuatbaik.id kembali menyambangi rumah Fitriani di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kedatangan tim kali ini berbeda dari sebelumnya yang membawa kaki palsu untuk Fitriani.

Pada kesempatan ini, tim berbuatbaik.id sengaja membawa banyak rupa hadiah untuk Fitriani yang memang sedang di usia senang bermain. Oleh karena itu, tim pun ingin membahagiakan Fitria dengan membelanjakan sisa donasi untuk mainan, peralatan sekolah, barbie, baju baru yang hampir semuanya berwarna pink, warna kesukaan Fitriani. Tak ketinggalan aneka sembako untuk sang ibu yang belakangan diketahui ditinggal suami bekerja ke Kalimantan.

Foto:berbuatbaik.id

Sesuai permintaan keluarga Fitriani membelanjakan material untuk membangun kamar mandi untuk keluarga ini. Diketahui, keluarga Fitriani tidak mempunyai kamar mandi sehingga harus ke tempat yang jauh untuk sekadar mandi dan cuci.

Perjalanan pun dimulai dari Jakarta terbang ke Makassar, lalu menempuh kurang lebih 7 jam untuk mencapai pelosok Polewali Mandar. Namun tak sampai situ saja, perjalanan menuju rumah Fitriani sungguh menempuh jalur darat yang sulit dan jauh. Rumah Fitriani tidak bisa ditempuh dengan roda empat. Tim harus meminjam motor dan melewati terjalnya jalan dengan bantuan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, hingga warga sekitar. Bahkan sempat beberapa kali perjalanan tersendat karena jalur yang benar-benar tidak rata serta bersisian dengan tingginya jurang.

Foto:berbuatbaik.id

Namun sulitnya perjalanan menuju rumah Fitriani tidak menyurutkan semangat tim berbuatbaik.id untuk menyalurkan bantuan hingga akhirnya tim berhasil mencapai Desa Taramanu Tua , tempat tinggal Fitriani. Menyambangi Fitriani di rumahnya, gadis tanpa telapak tangan dan kaki ini tampak malu-malu menyapa tim berbuatbaik.id

Namun, wajahnya langsung berubah senang ketika tim membuka semua hadiah untuk Fitriani, apalagi ada barbie yang benar-benar membuat Fitriani takjub sekaligus penasaran. Teman-teman Fitriani pun berdatangan dan mulai mengerubungi Fitriani untuk bermain bersama. Sementara sang ibu yang juga mendapat berkah dari donasi berbuatbaik.id mengucapkan banyak terima kasih kepada para sahabat baik.

"Iya terima kasih, senang bisa dibantu," ucap Ida, ibu Fitriani kepada tim berbuatbaik.id

Foto:berbuatbaik.id

Hal serupa juga disampaikan kepada Bhabinkamtibmas, Kompol Solihin yang juga menjadi relawan berbuatbaik.id.

"Terima kasih sebelumnya kepada tim berbuat baik yang telah bertemu dengan Fitriani sekeluarga dan sudah peduli dengan adik kita, Fitriani. Seperti kita sudah pahami dengan keadaan seperti ini tim berbuatbaik.id sudah peduli," jelasnya.

Adapun rincian donasi termin kedua ini menyempurnakan bantuan kaki palsu Fitriani sebelumnya yang senilai Rp 64.221.900. Kali ini bantuan yang disalurkan Rp 15.778.100 menggenapi total donasi sejumlah Rp 80.000.000. Pada termin kedua ini, donasi yang diberikan sebagai berikut

1. Belanja sembako, mainan dan alat tulis Rp 1.622.001
2. Pembangunan toilet Rp 14.156.099

Senyum bahagia Fitriani tak lepas dari kebaikan hati sahabat baik. Tentunya segala kebaikan ini akan menjadi berkah dan jalan menuju kebaikan yang berlipat untuk sahabat baik. Kendati demikian, masih banyak anak-anak seperti Fitriani lainnya yang membutuhkan pertolongan sahabat baik.

Jangan biarkan mereka bersedih hati, terus berikan kebaikan dengan Donasi di berbuatbaik.id. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
Hamba Allah
4 bulan yang lalu
Donasi Rp 2.101.999
Default User
R*********nomo
4 bulan yang lalu
Donasi Rp 250.000
Default User
Hamba Allah
4 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
4 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
4 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id