Kembali
Peduli Misi Azhar ke Nunuanah NTT untuk Hapus Buta Aksara

Peduli Misi Azhar ke Nunuanah NTT untuk Hapus Buta Aksara

Rp 3.210.000
6.42% Complete
Terkumpul dari Rp 50.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Lewat program PIJAR CTARSA Foundation, M. Diyaul Azhar sudah 4 bulan mengabdi menjadi relawan tenaga pendidik di Nunuanah, Amfoang Timur, Nusa Tenggara Timur. Di SDN 02 Leomanu, Azhar ditugaskan menjadi wali kelas sementara untuk anak-anak kelas 5. Meski sempat mengalami culture shock, Azhar tetap senang hati mengajar anak-anak pedalaman ini.

Kepada tim berbuatbaik.id, Azhar bercerita awalnya banyak siswa di SD tersebut enggan bersekolah. Azhar pun berinovasi mengganti pengajaran yang konvensional menjadi lebih menarik.

"Jadi semangat mereka, sekarang saya tekankan main pun harus bawa buku. Mereka di sini haus guru dan butuh pendampingan. Jadi saya biasanya mengajar kasih hadiah, nonton film, nge-vlog. Dulu ada yang gak pernah berangkat sekolah akhirnya setelah ngobrol dan kasih perhatian khusus jadi rajin masuk. Anak-anak sekarang mulai berani maju," ucapnya senang.

Foto:berbuatbaik.id

Namun semangat mereka ke sekolah terkadang padam diguyur hujan terus menerus yang mengakibatkan sungai yang menghubungkan sekolah meluap dan berarus deras. Jika hal ini terjadi, banyak anak yang memilih berdiam di rumah daripada menempuh bahaya ke sekolah. Sebabnya mereka harus menyeberangi sungai tanpa jembatan.

Jika musim kering, mereka bisa menyeberang sungai dengan aman karena air tidak tinggi. Namun, jika hujan mengguyur terus menerus, ketinggian sungai bisa setinggi dada orang dewasa.

"Kemarin ada sampai mungkin 20% dari 84 siswa yang hadir, yang datang cuma 30 siswa karena hujan besar," pungkas alumnus UGM ini.

Foto:berbuatbaik.id

Azhar tak bisa berbuat apapun karena keselamatan siswa lebih penting. Namun, kadang Azhar merasa terharu karena ada saja siswa yang mati-matian menerjang derasnya sungai. Biasanya anak-anak ini dibantu orang tuanya. Dengan digendong, mereka berjalan perlahan agar bisa sampai ke seberang untuk ke sekolah. Saat anaknya pulang, sang ayah sudah menunggu di pinggiran sungai untuk kembali menyeberangi sungai dan pulang ke rumah.

Foto:berbuatbaik.id

Semangat sekolah seperti ini yang membuat Azhar takjub sekaligus terharu. Bukan hanya masalah debit sungai yang jadi kendala. Mereka yang berada di sekitaran sekolah pun kesulitan air bersih. Jadi sekolah ini selalu menugaskan anak-anak untuk piket mengambil air bersih di jeriken-jeriken lalu ditampung di bak sekolah.

Foto:berbuatbaik.id

Sebenarnya, kata Azhar, ada sumber air terdekat namun untuk menghubungkan ke sekolah, perlu selang dan pipa. Sarana ini lah yang masih sulit dipenuhi sekolah Azhar. Keprihatinan lainnya juga ada di seragam dan sepatu anak-anak yang kian kusam dan tak layak.

"Paling butuh itu tas, mereka bawa buku pake tangan, mereka pegang. Tas itu dari kesuluruhan anak cuma 10 hingga 20 anak yang punya," ucap Azhar prihatin

Kini Azhar mengharapkan ada tangan-tangan baik yang peduli dengan kondisi pendidikan di SDN 02 Leomanu, Nunuanah Amfoang Timur. Anak-anak ini begitu haus akan pendidikan di tengah situasi yang begitu terbatas. Mereka butuh Sahabat Baik untuk memberikan mereka tas untuk ke sekolah, seragam hingga sarana air bersih.

Sebagai informasi, melalui PIJAR (Pi’ Mengajar), CTARSA Foundation membuat program peduli pendidikan. Program ini mendelegasikan relawan guru atau pengajar yang bertugas sebagai pendamping guru, murid dan masyarakat setempat di pelosok Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kehidupan dan potensi wilayah.

Perekrutan relawan Pijar dimulai Juni 2021 dan diikuti ratusan peserta dari seluruh wilayah Indonesia .Melalui beragam pembekalan dan pelatihan sebelum keberangkatan, para relawan diharapkan mampu menjadi pribadi unggul yang dapat memberikan solusi di tengah beragam permasalahan masyarakat pelosok Indonesia.

Peserta yang lolos ditempatkan selama satu tahun di beberapa wilayah yang sudah ditentukan yaitu Reda Meter, Sumba Barat Daya, Lelogama, Amfoang Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nunuanah, Amfoang Timur, Nusa Tenggara Timur, Ciroyom, Sukabumi, dan Kampung Beting, Muara Gembong, Bekasi.

Kamu sebagai #sahabatbaik bisa memberikan dukungan kepada Azhar untuk memberikan pendidikanl lebih baik di Nunuanah. Caranya Kamu bisa langsung mengklik ikon Donasi.

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
Hamba Allah
9 hari yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
Hamba Allah
16 hari yang lalu
Donasi Rp 20.000
Default User
M*********Lestari
1 bulan yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
Agus Indra Setiawan
2 bulan yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
F*********noadi
3 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai biaya pemotongan atau biaya apapun. Seluruh biaya operasional penyampaian donasi ditanggung oleh jaringan usaha CT Corp
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id