Kembali
Tolong Nakes Selamatkan Ibu dan Bayi di Pelosok

Tolong Nakes Selamatkan Ibu dan Bayi di Pelosok

Rp 91.184.009
100% Complete
Terkumpul dari Rp 85.000.000,-
Donasi Sekarang
Donasi Sekarang

Pelosok dan perbatasan bukan hanya menjadi daerah yang sulit akses melainkan juga segala sarana serba terbatas.

Makin mengenaskan jika keterbatasan itu malah banyak membuat ibu dan bayi hilang nyawa. Ini yang dialami Bidan Farida sudah bekerja di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Suka Maju Kec Lumbis Ogong, Kab.Nunukan, Kaltara.

Dia yang sudah mengabdi selama 8 tahun suatu ketika diminta keluarga pasien untuk membantu persalinan. Celakanya, saat itu listrik tak menyala karena masih terbatas hanya 6-8 jam saja di wilayah tersebut. Padahal si ibu perlu tindakan dan alat bantu untuk melahirkan yang menggunakan listrik.

“Kendala ga ada listrik, akhirnya meninggal,” ucap Farida sedih kepada berbuat baik.id beberapa waktu lalu. 

Bukan cuma Farida, bidan lainnya Bidan Ayu Tita mengalami kendala listrik lainnya saat ada proses bersalin. Namun berbeda akhirnya, karena sang ibu selamat.

“Saat itu pasien tidak kuat mengejan makanya pergi ke puskesmas saat itu malam namun penerangan cuma senter. Pas baru sampai dermaga puskesma dari pustu, udah sakit saya cek sudah kelihatan kepala bayinya, saya tolong di situ,” katanya. 

persalinan di dermaga

Warga pun bergotong royong membantu sembari memberikan penerangan saat persalinan. Bidan Ayu menduga perjalanan dari pustu ke puskesmas yang memakan waktu 1,5 jam dengan perahu membuat sang ibu kontraksi.

“Sempat perahunya nyangkut dan sempat tenggelam. Lampu juga gak nyala 24 jam,” ucap Ayu.

Bukan cuma masalah listrik dan penerangan, para nakes seperti Ayu dan Farida juga sering dibuat khawatir karena tak ada perahu ambulans. Mereka selama ini harus patungan untuk sewa kapal agar bisa memberikan pelayanan medis.

Dengan gaji yang kurang dari Rp 2 juta, bidan honorer dihadapkan dengan pengeluaran yang besar untuk membayar sewa perahu. Tarifnya Rp 900 ribu-2,5 juta pulang pergi sesuai dengan jenis perahunya.

“Hanya 1 ambulans perahu dan sudah bocor sampai sekarang masih kondisi rusak dan tidak bisa digunakan,” tambah Farida.

Rincian Anggaran Biaya:

Kebutuhan Biaya (Rp) Banyaknya Jumlah (Rp)
Generator Set 1.600 W 9.000.000 11 99.000.000
Emergency Lamp 550.000 11 6.050.000

Perahu Ambulans fiber mesin tempel penumpang 10

40.000.000 1 40.000.000
Total Biaya 145.050.000

#sahabatbaik betapa butuh pertolongan nakes-nakes di pelosok. Mereka berjuang untuk menyelamatkan tiap-tiap nyawa yang ada di batas Indonesia. 

Yuk mulai bahu membahu membantu mereka caranya mulai dengan klik tombol Donasi

Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

 

 

Info Terkini

Perahu Ambulans untuk Bantu Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Pelosok Nunukan

Tinggi rendahnya kematian ibu dan bayi, salah satunya ditentukan oleh pelayanan kesehatan. Pentingnya hal tersebut, membuat berbuatbaik.id bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk membantu memberikan pemerataan pelayanan kesehatan, utamanya di pelosok Indonesia. Salah satu tempat yang dituju adalah Puskemas Binter yang terletak di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Puskemas Binter yang membawahi 3 Kecamatan yakni Lumbis Ogong, Lumbis Pansiangan, Lumbis Hulu tersebut dipilih karena diketahui masih terbatas dalam sarana dan prasarana layanan kesehatan. Bahkan puskesmas ini sempat melayani ibu melahirkan di atas perahu tanpa penerangan maksimal.

Foto:berbuatbaik.id

Berberapa bulan berlalu hingga terkumpul lah donasi dari sahabat baik dan Ziswaf sebesar Rp 91.184.009 yang dimanfaatkan untuk membeli perahu ambulans beserta alat kesehatan. Para bidan di puskesmas itu mengaku membutuhkan perahu ambulans karena perahu sebelumnya bocor dan rusak sehingga tidak maksimal dalam mengantar para pasien ke rumah sakit. Memang sehari-hari, warga di tiga kecamatan ini mengandalkan perahu sebagai sarana transportasi karena tempat tinggalnya yang didominasi sungai dan perairan.

"Di sini daerah sulit hanya bisa dilalui dengan sungai kemudian antar jarak desa berjauhan. Ini membuat kerja ekstra teman-teman puskesmas Binter. Dan wilayah yang paling sulit Lumbis Hulu, kemudian daerah puskemas ini pegunungan yang membuat masalah bagi yang sakit harus mendaki ke puskesmas sini. Jadi ini kendala bagi kami terutama bagi pasien yang urgent untuk mendapatkan pelayanan di sini," jelas Kepala Puskesmas Binter, Wardjiniyanti A.Md.Kep, kepada tim berbuatbaik.id.

Foto:berbuatbaik.id

Wardji mengatakan perahu yang diberikan berbuatbaik.id ini memenuhi kriteria perahu ambulans. Apalagi, ambulans ini dirancang dan dipesan langsung oleh para bidan dan staf puskesmas sehingga sesuai dengan kebutuhan pasien.

"Perbedaannya dengan speed dulu sangat berbeda. Speed yang baru ini memang untuk pasien, speed yang lama ukuran lebih pendek, yang saat ini 5 m lebih. Posisi duduk sudah lebih nyaman karena ada tempat tidurnya, petugasnya ada tempat duduknya. Kalau speed lama itu posisi pasien kadang melengkung karena pendek dan petugasnya susah karena ukuran lebih kecil," sebut Wardjini lagi.

Dengan hadirnya perahu ambulans baru ini diharapkan pelayanan kesehatan di Kecamatan Binter, Nunukan, ini semakin maksimal. Masyarakat dan staf puskesmas pun mengucapkan terima kasih kepada sahabat baik dan Ziswaf yang telah membantu memberikan perahu ambulans baru serta alkes dengan rincian masing-masing perahu ambulans senilai Rp 79.429.009 dan alat kesehatan Rp 11.755.000.

Foto:berbuatbaik.id

"Sangat beryukur karena sebelumnya itu speednya sangat butuh karena adanya bantuan ini. Kami sangat berterima kasih khususnya pada berbuatbaik.id, Ziswaf dan CTARSA. Tentunya sangat berbahagia khususnya masyarakat, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan seperti ini untuk puskesmas ini," tambah Bidan Farida.

Sahabat baik, tangan-tangan baik sudah merengkuh hingga perbatasan Indonesia dan membantu memberikan sarana layanan kesehatan. Bukan satu hal yang mudah memulai langkah ini. Doakan tim berbuatbaik.id terus ya sahabat baik agar terus bisa berkontribusi bagi Indonesia.

Mari dukung terus berbuatbaik.id agar terus membuka jalan kebaikan lainnya lebih jauh dan meluas. Caranya dengan mulai Donasi sekarang juga. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang kamu ikuti, berikut update terkininya.

Jika kamu berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

Yuk jadi #sahabatbaik dengan #berbuatbaik mulai hari ini, mulai sekarang!

Donatur

Default User
Hamba Allah
10 bulan yang lalu
Donasi Rp 10.000
Default User
B*********
10 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
10 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000
Default User
Hamba Allah
11 bulan yang lalu
Donasi Rp 50.000
Default User
B*********utadji
11 bulan yang lalu
Donasi Rp 100.000

Tentang Kami

About Us
berbuatbaik.id ikut andil dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan dengan menggalang dana sekaligus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat.
About Us
berbuatbaik.id dan CTARSA Foundation bertanggung jawab penuh atas penyaluran dana donasi yang diterima.
About Us
Donasi yang diterima akan disalurkan 100% kepada yang membutuhkan tanpa dikenai potongan biaya apapun
About Us
Kamu bisa bergabung dengan komunitas Berbuat Baik menjadi relawan hingga mengajukan penggalangan dana ke berbuatbaik.id