Yusril, balita yang ketika itu baru berusia 4 tahun, harus menghadapi fakta pahit tumbuh tanpa orang tua. Hidup hanya bersama neneknya, Wagiyem, Yusril terdiagnosis hernia serta gangguan saraf dan paru-paru sejak usia 2 tahun. Wagiyem tak lantas menyerah pada kondisi cucunya dan berusaha memberi pengobatan rutin.
Namun tak banyak yang bisa dilakukan Wagiyem, apalagi dengan kondisi ekonomi serba terbatas. Pengobatan Yusril harusnya rutin, hanya dilakukan saat Wagiyem punya uang. Akibatnya, tumbuh kembang Yusril terhambat dengan bobot badan 3-4 kg di tahun 2023. Lehernya bengkak yang mengakibatkan dia tak bisa mengonsumsi makanan berat.
![]() |
Kendati begitu, Wagiyem tak hendak menyerah dengan kondisi Yusril. Sambil bekerja keras memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia berharap ada yang peduli pada cucu kesayangannya. Harapan akhirnya terjawab melalui kepedulian dan kasih Sahabat Baik melalui donasi sebesar Rp 18.843.512 di berbuatbaik.id, yang ternyata bisa memperbaiki kehidupannya.
"Terima kasih sudah selalu mendukung dan peduli pada Yusril. Semoga Sahabat Baik selalu berlimpah berkah dan rezeki, dan menerima balasan setimpal dari Allah SWT," ujar Wagiyem penuh rasa haru saat tim berbuatbaik.id berkunjung ke kediamannya di Lampung Timur.
Setelah menerima donasi, Wagiyem bisa membeli kebutuhan sehari-hari dan lebih rutin membawa Yusril memeriksakan diri di rumah sakit. Dengan kecukupan obat dan gizi, kesehatan Yusril makin baik dengan berat tubuh di angka 7-8 kg. Wagiyem juga punya modal untuk mengawali usaha warung kelontong dan pecel, yang memungkinkan keluarga ini hidup mandiri.
Sahabat Baik di sekeliling kita masih banyak anak-anak yang bernasib seperti Yusril. Mari kita bantu mereka agar menjalani tumbuh kembang dengan baik, dengan masa depan penuh harapan. Salurkan kepedulianmu di berbuatbaik.id yang 100% diperuntukkan pada penerima bantuan tanpa potongan.