Kembali
harapan-yang-tidak-terkubur-abu-semeru

Harapan yang Tidak Terkubur Abu Semeru

Agus Rudy Hartono dan keluarganya bisa jadi masih trauma dengan erupsi Gunung Semeru yang memuntahkan abu dan material vulkanik lain. Namun, harapan kembali bersemi sehingga mereka bisa melanjutkan kehidupan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Harapan tersebut hadir lewat Sahabat Baik melalui donasi dengan total Rp 10.205.000 serta sebuah rumah bantuan dari Kementerian PUPR. Rumah tempat berlindung Rudy dan keluarganya punya 2 kamar, 1 ruang tengah, 1 dapur, dan kamar mandi. Sementara donasi digunakan sebagai modal dagang untuk penghidupan sehari-hari.

Foto:berbuatbaik.id

“Alhamdulillah dapat donasi dari berbuatbaik jualan nasi pecel juga kecil-kecilan, ditambah lagi nanti bisa jual lain-lain, asalkan dapat uang bisa usaha, nanti dapat donasi juga untuk jualan,” kata Ngantri, ibunda Rudy.

Rudy adalah satu dari belasan warga Desa Sumbermujur yang berhasil selamat saat terjadi erups. Menurut Ngantri, upaya penyelamatan berlangsung dramatis karena Rudy mengalami disabilitas fisik dan mental. Ngantri harus menyeret Rudy agar secepatnya menuju lokasi evakuasi. Kaki Rudy mengalami luka cukup parah karena beberapa kali terguling, terinjak, dan hampir lepas dari pegangan Ngantri.

Ngantri mengatakan, Rudy yang saat itu berusia 25 tahun masih sering memandang Semeru dan bertanya-tanya kondisi gunung tersebut. Rudy dan keluarganya juga beberapa kali mengunjungi lokasi rumah lama yang hancur akibat terjangan Semeru. Mereka berharap masih ada yang bisa dimanfaatkan dari area penuh kenangan tersebut.

Foto:berbuatbaik.id

Sahabat Baik, terima kasih atas kepeduliannya pada Rudy serta keluarganya selepas erupsi Semeru. Doa, harapan, dan keberuntungan pastinya selalu menyertai Sahabat Baik setiap hari. Jangan lupa untuk terus berdonasi dan melanjutkan kepedulian di situs serta update info terbaru di media sosial kami berbuatbaik.id.