Kak Ros warga Kampung Legokhuni, Desa Sukabungah, Kecamatan Campakamulya, Cianjur, Jawa Barat, adalah bukti nyata kerja keras dan doa. Sebagai kepala keluarga Kak Ros bekerja keras demi Naila, buah hati tercinta, dan Mak Umih ibunda yang telah lansia.
Dia menyelesaikan dua anyaman bambu per hari dengan upah hanya Rp 5.000 serta berjualan aneka kebutuhan di warung sederhana. Penghasilan per harinya tidak tentu, belum lagi kondisi rumahnya yang sudah sangat lapuk dengan dinding bambu bolong.
"Suka sedih, gimana gitu, dapat darimana? Kadang ngutang ke kakak. Kalau gak punya gimana, kan gak bisa gitu," kata Kak Ros kepada tim berbuatbaik.id.
![]() |
Semua usaha Kak Ros akhirnya terjawab melalui uluran tangan Sahabat Baik melalui donasi yang mencapai Rp 37.583.000, yang digunakan untuk memperbaiki tempat tinggal. Pembelian material hingga pembayaran tukang mencapai Rp 28.700.000, sementara sisanya Rp 8.883.000 digunakan untuk membantu usaha warung Kak Ros dan pengobatan Mak Umih.
"Terima kasih berbuatbaik atas donasi aku terima. Aku bisa buat rumah, semoga bermanfaat dunia akhirat buat aku sama ibu. Makasih banget Alhamdulilah," ucap Kak Ros penuh syukur.
![]() |
Perlu waktu 3 minggu hingga rumah Kak Ros pun terbangun sempurna dengan warna biru cerah. Segala amanah pun sudah tersampaikan hingga kehidupan Kak Ros dan keluarga menjadi lebih baik.
Sahabat Baik, kisah Kak Ros semoga bisa terus menyemangati kita untuk berdonasi di berbuatbaik.id dengan jumlah besar atau kecil. Donasimu 100% tersampaikan dan pastinya diiringi rasa terima kasih dari penerima donasi.