Kembali
kakek-saryo-lansia-yang-tak-menyerah-demi-istri-dan-anak-bungsu

Kakek Saryo, Lansia yang Tak Menyerah Demi Istri dan Anak Bungsu

Usia yang makin lanjut tak menjadikan Kakek Saryo menyerah dengan keadaannya. Di usia 66 tahun dengan energi makin terbatas, Kakek Saryo tetap berjalan menyusuri jalan Jakarta Selatan demi rupiah untuk istri dan anak bungsunya.

Peluang istrinya, Praptika, sembuh dari glaukoma dan tak lagi merasakan sakit di kaki menjadi semangat bagi Kakek Saryo. Sama halnya dengan harapan anak bungsunya bisa belajar lebih baik menggapai cita-citanya menjadi polisi.

"Daripada nganggur, saya akhirnya bayar kostum (badut) kredit Rp 100 ribu sama tetangga. Jadi badut ringan sebenarnya, tapi saya jalan ke sini sudah nggak kuat. Tapi, saya paksakan," kata Kakek Saryo.

Foto:berbuatbaik.id

Dengan uang sebesar Rp 10-20 ribu per hari, Kakek Saryo berusaha memenuhi kebutuhannya setiap hari. Kakek dan istrinya makan dengan lauk seadanya demi bisa membantu buah hatinya meraih impian. Pasangan lansia ini juga tak keberatan tinggal di rumah berbahan triplek.

Kakek Saryo tak menceritakan kondisinya pada putra bungsunya, yang ketika itu tinggal di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan karena dia tak ingin anaknya kepikiran dan tidak fokus mengejar cita-citanya. Kakek Saryo ingin anaknya bisa berhasil mewujudkan harapannya.

Tekad kuat Kakek Saryo bersambut dengan uluran kasih Sahabat Baik. Aksi peduli melalui donasi di berbuatbaik.id berhasil mengumpulkan dana Rp 5.086.000 yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kakek Saryo juga membayar utang dan membantu pengobatan istrinya.

"Saya mohon maaf dan terima kasih banyak atas donasi ini. Saya sangat bersyukur Alhamdulillah dan semoga para Sahabat Baik memperoleh balasan setimpal dari Allah SWT. Semoga Sahabat Baik dilancarkan rezekinya, dimudahkan urusannya, dan sehat selalu," kata Kakek Saryo.

Foto:berbuatbaik.id

Selain itu, Kakek Saryo bisa menata rumahnya agar tidak terlalu pengap dan sesak. Sehingga rumahnya bisa lebih nyaman ditinggal bersama istri dan anak bungsunya, yang kini bekerja sebagai dekorator di Jakarta. Kakek Saryo juga tak lagi rutin menjadi badut karena keterbatasan kemampuan fisiknya.

Sahabat Baik, masih banyak kisah serupa Kakek Saryo yang masih butuh uluran cinta kasih. Yuk Sahabat Baik, jangan lupa klik berbuatbaik.id dan sisihkan sebagian rezeki untuk para penerima manfaat. Klik juga media sosial berbuatbaik.id untuk update info terbaru para penerima manfaat.