Sabar, lansia dengan difabel fisik yang tidak menyerah dengan keadaan, akhirnya merasakan buah manis perjuangan. Mbah Sabar kini punya rumah tempatnya menghabiskan masa tua, berkarya, dan istirahat setelah sibuk dengan aktivitas sehari-hari.
Ketika tim berbuatbaik.id berkunjung, rumah Mbah Sabar di Ponorogo, Jawa Timur, masih dalam proses pembangunan. Rumah di dataran tinggi tersebut punya kamar, dapur, dan ruang lain tempat Mbah Sabar berkreasi. Mbah Sabar dibantu beberapa rekannya selama mendirikan rumah.
"Saya berterima kasih pada rekan semua yang telah membantu. Doa saya supaya rezekinya lancar," kata Mbah Sabar kepada semua Sahabat Baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya di berbuatbaik.id.
![]() |
Peran Sahabat Baik tentu tak bisa diabaikan dalam tercapainya harapan Mbah Sabar. Donasi sebesar Rp 15.722.753 dari para Sahabat Baik disalurkan 100% tanpa potongan. Sehingga, para penerima bisa menerima manfaat maksimal dan memperbaiki kehidupannya.
Mbah Sabar, dengan kedua tangan tak bisa berfungsi maksimal, adalah sosok penuh inspirasi. Dia berencana kembali menjalani aktivitasnya di bidang seni sambil menyelesaikan pembangunan rumah. Mbah Sabar sempa menunjukkan hasil lukisannya berupa sosok Werkudoro.
"Saya kalau melukis gini, pakai kaki," kata Mbah Sabar yang juga menjelaskan dana donasi digunakan untuk pembelian kanvas dan cat lukisan.
Selain melukis, Mbah Sabar juga bisa membuat serta memainkan alat musik bonang. Dia mengambil bambu, mengeringkan, menyelesaikan semua tahap pembuatan bonang, hingga siap diambil pemesan. Kesibukan lain adalah membuat aransemen musik bersama grup musiknya.
Sebagai pekerja keras, Mbah Sabar menyimpan banyak pelajaran dari hidupnya. Sahabat Baik, jangan sampai sosok lain seperti Mbah Sabar menjalani hidupnya sendiri. Yuk, jangan lupa donasikan sebagian rezekimu di berbuatbaik.id yang berarti besar bagi penerima manfaat.